RSS
email

Konsisten untuk Bersikap Kreatif


Karena kebiasaan tidur larut, bahkan menjelang dini hari, maka jam 00.00 pun seakan-akan jam 8 malam. Kebiasaan tidur malam membentuk 'sifat' dalam diri saya menjadi kuat dan hobby begadang. Kalo melihat dari sini seharusnya dapat ditarik hal umum : Kebiasaan membentuk sesuatu!

Menjadi hasrat saya untuk menjadi orang yang kreatif dan inovatif (dari sudut pandang yang positif) dalam menjalankan hidup, termasuk diantaranya bekerja. Maka saya mencoba melakukan teori ini. Jika saya ingin kreatif maka saya harus membiasakan diri untuk bersikap kreatif dan juga inovatif!

Saya hobby menikmati nasi goreng, karena itu saya mencoba untuk bersikap kreatif pada saat membeli nasi goreng. Tidak hanya sekedar membeli, namun juga melihat proses pengerjaan nasi goreng, beragamnya pembeli yang lain, dan juga kebiasaan baik yang dilakukan si penjual pada konsumen. Saya melakukan analisis yang diusahakan menyeluruh kepada si penjual nasi goreng. Nah menurut saya ini termasuk kebiasaan kreatif yang positif, jadi tidak sekedar membeli nasi goreng, menikmatinya lalu selesai. Namun terdapat proses pembelajaran bagi saya ketika membeli nasi goreng itu.

Sedikit tantangannya adalah konsistensi untuk bersikap kreatif. Karena konsistensi membutuhkan penguasaan diri dari rasa malas, jenuh yang acap kali menyerang pikiran kita. Dan penguasaan diri ini diawali dengan mengalahkan keinginan diri yang cenderung mencari hal yang instant, nyaman, mudah, murah, nikmat, berkualitas dan juga dalam kuantitas yang besar.

Wah ngelantur ya? Atau ada benarnya? Hahahaha...namanya juga belajar ngobrol....


Bookmark and Share

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Konsisten untuk Bersikap Kreatif


Karena kebiasaan tidur larut, bahkan menjelang dini hari, maka jam 00.00 pun seakan-akan jam 8 malam. Kebiasaan tidur malam membentuk 'sifat' dalam diri saya menjadi kuat dan hobby begadang. Kalo melihat dari sini seharusnya dapat ditarik hal umum : Kebiasaan membentuk sesuatu!


Menjadi hasrat saya untuk menjadi orang yang kreatif dan inovatif (dari sudut pandang yang positif) dalam menjalankan hidup, termasuk diantaranya bekerja. Maka saya mencoba melakukan teori ini. Jika saya ingin kreatif maka saya harus membiasakan diri untuk bersikap kreatif dan juga inovatif!

Saya hobby menikmati nasi goreng, karena itu saya mencoba untuk bersikap kreatif pada saat membeli nasi goreng. Tidak hanya sekedar membeli, namun juga melihat proses pengerjaan nasi goreng, beragamnya pembeli yang lain, dan juga kebiasaan baik yang dilakukan si penjual pada konsumen. Saya melakukan analisis yang diusahakan menyeluruh kepada si penjual nasi goreng. Nah menurut saya ini termasuk kebiasaan kreatif yang positif, jadi tidak sekedar membeli nasi goreng, menikmatinya lalu selesai. Namun terdapat proses pembelajaran bagi saya ketika membeli nasi goreng itu.

Sedikit tantangannya adalah konsistensi untuk bersikap kreatif. Karena konsistensi membutuhkan penguasaan diri dari rasa malas, jenuh yang acap kali menyerang pikiran kita. Dan penguasaan diri ini diawali dengan mengalahkan keinginan diri yang cenderung mencari hal yang instant, nyaman, mudah, murah, nikmat, berkualitas dan juga dalam kuantitas yang besar.

Wah ngelantur ya? Atau ada benarnya? Hahahaha...namanya juga belajar ngobrol....



 

What they said?