RSS
email

Hot Stuff: Native Advertising

Kemanakah tren periklanan saat ini? Kemanakah tren komunikasi pemasaran saat ini? Kalo ditanyakan ke gw, jawaban gw adalah eranya interruptive ads sudah berlalu. Khalayak udah males diterpa pesan-pesan pemasaran yang interruptive.
Sumber: http://jontusmedia.com

Sekarang eranya komunikasi pemasaran yang  menghibur dan useful. Eranya komunikasi pemasaran mengubah bentuk menjadi lebih relevan dan menghibur bagi khalayaknya.

Apakah itu berarti advertorial? Hm....kalo perusahaan media pasti menggolongkannya seperti itu karena terkait dengan rate iklan yang harus dibayar. Tapi gw lebih setuju menggunakan istilah native advertising, istilah yang juga sudah populer di dunia bule sana. Native advertising, terjemahan bebas gw, pesan pemasaran yang narrow, disesuaikan dengan audience-nya. Jadi jika audience-nya adalah fans klub bola, merek akan mengemas pesan pemasaran dibalik “tips menjadi suporter yang pasti dikenal pemain klub”. Apa hubungan native advertising dengan content marketing? Memang native advertising ini adalah salah satu perwujudan content marketing.

Memang native advertising akan membuat divisi pemasaran perusahaan pemegang merek seakan menjadi perusahaan media, karena dituntut dapat menghasilkan konten yang baik dan layak untuk dikonsumsi audience-nya. Tapi sekali lagi, ini bukan fenomena baru. Beberapa merek besar sudah melakukannya, sebut saja: Red Bull, AMEX, P & G, Coca cola.

Nah mengapa mereka melakukannya? IMO, karena mereka sudah mulai memahami, bahwa berbicara tentang diri mereka sendiri (merek narsis) dalam setiap konten adalah suatu hal yang sia-sia belaka. Yah..kecuali jika anggaran pemasaran tak berseri dan bisa digunakan seperti tisu :D. Makanya mereka mulai melakukan komunikasi gaya baru, komunikasi yang (diharapkan) membuat audience tertarik untuk engage dengan mereka.


So, do you ready for native advertising? 

Bookmark and Share

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Hot Stuff: Native Advertising

Kemanakah tren periklanan saat ini? Kemanakah tren komunikasi pemasaran saat ini? Kalo ditanyakan ke gw, jawaban gw adalah eranya interruptive ads sudah berlalu. Khalayak udah males diterpa pesan-pesan pemasaran yang interruptive.
Sumber: http://jontusmedia.com

Sekarang eranya komunikasi pemasaran yang  menghibur dan useful. Eranya komunikasi pemasaran mengubah bentuk menjadi lebih relevan dan menghibur bagi khalayaknya.

Apakah itu berarti advertorial? Hm....kalo perusahaan media pasti menggolongkannya seperti itu karena terkait dengan rate iklan yang harus dibayar. Tapi gw lebih setuju menggunakan istilah native advertising, istilah yang juga sudah populer di dunia bule sana. Native advertising, terjemahan bebas gw, pesan pemasaran yang narrow, disesuaikan dengan audience-nya. Jadi jika audience-nya adalah fans klub bola, merek akan mengemas pesan pemasaran dibalik “tips menjadi suporter yang pasti dikenal pemain klub”. Apa hubungan native advertising dengan content marketing? Memang native advertising ini adalah salah satu perwujudan content marketing.

Memang native advertising akan membuat divisi pemasaran perusahaan pemegang merek seakan menjadi perusahaan media, karena dituntut dapat menghasilkan konten yang baik dan layak untuk dikonsumsi audience-nya. Tapi sekali lagi, ini bukan fenomena baru. Beberapa merek besar sudah melakukannya, sebut saja: Red Bull, AMEX, P & G, Coca cola.

Nah mengapa mereka melakukannya? IMO, karena mereka sudah mulai memahami, bahwa berbicara tentang diri mereka sendiri (merek narsis) dalam setiap konten adalah suatu hal yang sia-sia belaka. Yah..kecuali jika anggaran pemasaran tak berseri dan bisa digunakan seperti tisu :D. Makanya mereka mulai melakukan komunikasi gaya baru, komunikasi yang (diharapkan) membuat audience tertarik untuk engage dengan mereka.


So, do you ready for native advertising? 



 

What they said?